Pertengahan
Ini rasa tidak bisa diungkapkan Bukan karena harus dijaga, tapi memang belum ada telinga yang siap mendengar tanpa hakiman dan serapahan Rasa senang dan kecewa datang beriringan Tak terpisahkan, lekat, dan meresap Kanan, bertekad melukis senyum dalam raut keriput Kiri, berjalan meringis di aspal berduri Kaki melangkah dengan isakan tak karuan Dalam gelap, kulangitkan semua hasrat pada yang tak pernah berhenti menatap