Postingan

Apaa siii

Awan duduk di depan cermin, bercerita tentang dirinya sendiri di kaca.  Tadi aku memutuskan untuk makan malam soto Ayam Kampung Boyolali, satu tusuk sate puyuh, dan tempe mendoan. Iyah, aku tau tempe mendoan di toko yang selalu aku beli ini memang klemer klemer, selayaknya tempe mendoan asli. Tapi, sebenarnya aku ingin makan tempe yang kriuk. Tapii, ya sudahlahh, yang penting makan malam dengan soto.  Saat makanannya datang, aku sedikit terkejut, tempenyaa kriuk, tidak seperti biasanya. Aku terharu, rasanya semesta mendengarkan suara hati aku. Iyaa, suara hati yang sedang sedih, dan letih karena kejadian pagi ini. Pastinya, persoalan apalagi kalau bukan tentang pekerjaan di kantor.  Pagi tadi, rasanya aku ingin berteriak, dan menghilang. Aku merasa apa yang sudah aku kerjakan tidak dihargai, dan seolah-olah aku salah dalam mengartikan apa yang menjadi kesepakatan sebelumnya. Apakah ini artinya aku ingin dihargai? Yaa, mungkin saja. Aku terbiasa bekerja di lingkungan yang ...

Pertengahan

Ini rasa tidak bisa diungkapkan Bukan karena harus dijaga, tapi memang belum ada telinga yang siap mendengar tanpa hakiman dan serapahan Rasa senang dan kecewa datang beriringan Tak terpisahkan, lekat, dan meresap Kanan, bertekad melukis senyum dalam raut keriput Kiri, berjalan meringis di aspal berduri Kaki melangkah dengan isakan tak karuan Dalam gelap, kulangitkan semua hasrat pada yang tak pernah berhenti menatap

Metode GROW dalam Penetapan Tujuan

Metode GROW ini sangat perlu kita tau karena bermanfaat di dunia pekerjaan dan juga di kehidupan sehari-hari. Dalam menjalani hidup, kita tidak bisa lepas dari apa yang namanya tujuan. Tentunya kita semua ingin jika tujuan atau hal yang kita inginkan tercapai,  toh ? Contoh simpelnya misal kita pengen jadi ASN tahun depan. Nah, gimana  tuh  supaya tujuan kita tercapai? Karena tidak jarang, kita punya keinginan atau tujuan, tapi keinginan atau tujuan tersebut hanya berhenti pada pemikiran saja. Atau mungkin sudah melakukan action, tapi berhenti di tengah jalan dan tidak dilanjutkan. Loh, memangnya salah jika berhenti mengejar tujuan yang sudah ditetapkan wel? Tentu tidak ada yang salah, karena hal tersebut adalah pilihan masing-masing orang. Tetapi, kita patut curiga, kenapa tujuan tersebut tidak dilanjut? apakah karena dalam penyusunan tujuan tersebut belum terlalu matang dan asal-asalan atau memang ada hal di luar kendali diri kita membuat perjalanan harus berhenti?...

Teknik STATE untuk Crucial Conversation

Terkadang kita memilih diam dibandingkan berbicara karena takut. Takut ketika kita mengungkapkannya, pihak lain marah, dan akibatnya kita sama-sama bertengkar dan bersi tegang. Setelah membaca buku crucial converation yang ditulis oleh Peterson, Grenny, McMillan, Switzler, aku sedikit menjadi paham bagaimana seharusnya aku mengkomunikasikan supaya tujuan komunikasi tercapai tapi tidak ada ketegangan yang muncul. Dalam buku tersebut dibahasa lengkap, tetapi kali ini aku hanya akan menceritakan secuil saja.   STATE, ya gunakanlah alat bantu ini untuk mengungkapkan topik sensitif sekalipun. S ampaikan fakta Anda Aku coba sampaikan cerita yang ada di buku itu yahh. Misal kalian menemukan tagihan kartu kredit yang mencurigakan, dan kalian berpikir pasangan kalian selingkuh. Ketika kalian bertemu pasangan, langsung bilang “ harusnya aku ga nikah sama kamu ”. Nah hal ini akan memicu pertengkaran. Harusnya dimulai dari faktanya terlebih dahulu. Faktanya adalah ada tagihan kartu kr...

Kerinduan

   Andai saja, aku bisa bertamu pada waktu itu tanpa melewatkan waktu yang saat ini berjalan. Ingin rasanya aku mengulangi hal-hal menenangkan itu. Apakah ini soal tempat? Ataukah soal orang? Aku tidak tau. Adakah cara untuk mendatangi waktu itu tanpa mengusik detik saat ini bergerak maju?  Sore, mengantarkan kepergian siang. Malam, bercengkerama dengan langit gelap dan bintangnya. Pagi, menyapa hangatnya sinar mentari diantara jalan-jalan yang rindang akan pepohonan. Menelusuri jalan, memotret setiap kehidupan yang kutemui. Daun gugur, barisan semut di pohon, bunga-bunga yang bermekaran riang, tak luput dari sapaan kamera handphoneku. Segar, hangat, dan tenang.. Tak bisa berbalik kebelakang, langkah harus berjalan kedepan. Kini, gedung-gedung menjulang tinggi hampir setiap hari menyapaku. Sore enggan menyapa dari balik kamar. Sore dan pagiku hilang, kemana mereka pergi? Aku kehilangan tempat pulang. Sore dan pagi seolah malu menemui kehidupan ibu kota ini. Aku yang tak...

Cerita Tetangga Sebelah

Ah, hampir saja aku meneteskan air mata ketika Ibu itu berkata, "Neng juga cape kan?". Rasa-rasanya pas sekali dengan kondisi hati aku yang sedang lelah dengan pekerjaan.  --- Ia bernama Tita, tetangga baru kosanku yang bekerja sebagai pengasuh bayi dan pekerjaan rumah tangga. Usianya sudah 50 an, tp sekarang ia merantau dari Subang ke Tgr untuk mencari nafkah. Jika kalian bertanya, memangnya suaminya kemana? Ada, suaminya bekerja sebagai kuli beras di pasar, pendapatannya ga cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini memaksanya untuk merantau mencari pendapatan lain, berhubung Ia harus mengumpulkan uang untuk pendaftaran sekolah anaknya.  " Saya harus mengumpulkan segini neng", Ucapnya sambil menjunjukkan 5 jari tanggannya. "5 juta Bu?", Ucapku. " Iyah", timpalnya..  Aku tebak, sepertinya beliau sedang lelah. Dan benar Ia bercerita, suaminya mengeluh cape harus mengurus anak dan bekerja di pasar. Si Ibu menjelaskan kepada suaminya b...

Suku Baduy dan Keseimbangan Alam

Gambar
Baduy Dalam merupakan salah satu suku di Indonesia yang terletak di wilayah pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten . Karakteristik suku Baduy Dalam yang bisa kita lihat dari luar adalah pakaian yang dikenakan selalu berwarna hitam atau putih dan kemanapun perginya pasti berjalan tanpa alas kaki. Orang yang biasa jualan madu dan berpakaian seperti Baduy Dalam belum tentu mereka Baduy Dalam asli. Kita bisa amati, apakah mereka menggunakan sandal? Apakah mereka berjalan atau naik transportasi? Jika menggunakan sandal dan ditemui menggunakan transportasi, brati itu bukan Baduy Dalam. Mungkin orang biasa yang berpakaian seperti Baduy dalam, hehe . Baduy Dalam menolak adanya modernisasi. Penolakan terhadap mondernsisasi ini, dilakukan untuk menjaga keseimbangan dengan alam. Beberapa cara yang mereka lakukan untuk menjaga keseimbangan alam seperti tidak menggunakan listrik, alat transportasi, peralatan rumah tangga yang modern,  dan bahan kimia apapun dalam kehidupan sehari-hari. Peno...

Lamunan di tengah Kemacetan

Seberapa banyak yang kau tahu? Yang kau pahami? Setetes lautan pun tak ada. Lalu mengapa memandang orang lain dari balik awan? Mengapa tak kau sapa mereka di dataran pantai saja? Apakah memandang mereka di ketinggian awan lebih memuaskan?  Sejatinya semua dari kita sama saja. Insan terdampar yang sedang belajar dan mencari jalan pulang. Setiap kita memegang peta dan kompasnya masing-masing. Tapi tantangannya adalah kompas dan petanya ini harus kita temukan sendiri. Setiap orang akan mengatakan kompas dan peta miliknya lah yang benar. It's okay.. diantara kebimbangan itu, teruslah mencari sampai kau yakin kompas dan peta yang kau pegang adalah yang paling benar.  Lalu jika kita salah memegang kompas dan peta bagaimana? Tidak apa, yang penting adalah terus mencari. Jika di pertengahan jalan kau menyadari kompas dam peta yang kau pegang salah, lalu temukanlah yang kau anggap benar dan langsung gunakanlah. Sejatinya kita tidak tau peta dan kompas mana yang benar, karena semuanya i...

Menunggu Dr. Tolhas

 Aku percaya bahwa karma itu ada walapun niat kita sama sekali tidak buruk. Lingkungan luar dengan berbagai macam atmosfernya, membuat hujan yang dirindukan para petani menjadi bencana bagi para penghuni kolong jembatan. Semua bergantung bagaimana kondisi kita saat itu, dan bagaimana pula sikap kita menerima hal yang tidak sesuai dengan ekspektasi.  Terkadang kita tidak paham dengan kata yang tidak ada unsur selain keburukan, ternyata diterima orang lain dengan respon negatif. Seperti aku yang pernah berkata "disetir", lalu ada orang lain yang menerimanya sebagai inputan negatif.  Sebetulnya, aku cuma mau nulis kalo semisal terkadang kita mikir kenapa sih gini doang ko orang bisa sebegitu kesalnya? Atau kenapa sih orang bisa berlaku demikian? Intinya kita bertanya2 terhadap suatu hal. Nah nanti, semesta  dengan caranya sendiri akan membawa kita di posisi yang sebelumnya kita bertanya2 thd sikap seseorang.  Sedikit bercerita, dulu karena saking paniknya udah mau ...

Sudahkah kamu mengenal dirimu Awan?

Awan, masihkah terlintas dalam benakmu bahwa  menjadi bunga sakura di tengah ambisiusnya manusia Jepang itu lebih menyenangkan? Masihkah terasa luka melihat burung bisa terbang kemanapun ia suka ? Sedangkan kau, hanya bisa bergerak mengikuti laju angin. Masihkah kau belum menerima bahwa semesta menjadikanmu sebagai Awan? Sudahkah kamu mengenal dirimu Awan? Untuk apa kamu dijadikan? Kekuatan Apa yang semesta titipkan?  Semua hal diciptakan dengan kekuatan dan kelemahannya masing-masing. Setiap hal punya peran dalam menciptakan kedamaian pada semesta. Hidup ini bukan tentang kamu dan mereka. Tapi tentang dirimu sendiri, tentang keistiqomahanmu pada Sang Semesta. Awan, Apa yang kamu cari? Kebahagiaankan? Sudahkah kamu definisikan kebahagiaanmu? Sudah pahamkah perbedaan senang dan bahagia? Sudah pahamkah hal apa saja yang bisa membuatmu bahagia?  Temukanlah, lalu kamu pada akhirnya akan sadar bahwa ia berada sangat dekat dibanding urat lehermu, Ia Tuhanmu. Ribuan kali kamu be...

Maju atau Mundur?

Ingin melangkah tapi rasanya kebimbangan menahan. Diam bukan berarti mengabaikan, hanya saja bingung haruskah kaki melangkah maju atau mundur. Atau adakah jurus lenyap?Tak ingin melangkah, karena akan semakin jauh tuk pulang. Kedamaian seperti jelas depan mata, tetapi tunggu, ekspektasi apa yang ia bawa? Akankah kekecewaaan menyapa? Akankah jiwa-jiwa yang bebas merasa terkungkung dalam kelapangan? Jika itu pilihan semesta, diamku tak membuatnya berbalik arah kan?

Cara ke Pantai Sambolo pake Transportasi Umum

Gambar
Hi, mau mengabadikan perjalananku ke Pantai Sambolo pake transportasi umum. Kalau2, ada yang mau nyobain pake angkutan umum, ini bisa jadi referensi kalian.. Ini daftar transportasi umum yang aku  pake yah..  1. Citra Raya - St. Parung Panjang : Transportasi online.  2. St. Parung Panjang - St. Rangkasbitung : KRL  3. St. Rangkasbitung - St. Kerenceng : Kereta Api Lokal 4. St. Kerenceng - Pantai Sambolo : Angkot Silver Pukul 06.30 aku sudah memulai perjalanan menuju St. Parung Panjang pake Grab Car. Perjalanan hanya ditempuh selama 53 menit. Lalu perjalanan dilanjut menggunakan KRL.  Aku pake KRL tujuan Rangkasbitung  jadwal pukul 07:30. Untuk jadwal KRLnya kalian bisa cek di aplikasi KAI Access.  Di KRL aku hanya memandangi berbagai aktivitas manusia. Ada yang terlelap tidur, ada yang sibuk dengan gadgetnya, ada yang melamun entah berpikir apa. Beberapa kali aku menengok pemandangan luar dari balik kaca krl yang sedikit berdebu. Sawah, ladang, rumah-r...

Mentari

Gambar
Tidak peduli seberapa banyak orang yang menantikannya, Ia selalu datang dengan keindahan dan kehangatan. Tak peduli cuaca, ia akan tetap menyapa semua emosi yang menghampiri.  Kepulangannya tak menyisakan kesedihan karena ia mengutus malam menyelimuti sepi dalam diri. Dimanapun kaki kita berpijak, ia sama-sama tetap akan berpamit pulang. Pada intinya ia datang dan pergi, tak peduli apakah kita menyambut dan melepaskannya. Mengapa kita harus menyambut dan melepaskan kepergiannya? Bukankah itu tidak penting baginya? Betul sekali, sambutan dan pelepasan baginya tidak penting. Penyambutan dan pelepasan mentari bukan karena bentuk apresiasi atas jasa Si Mentari melainkan hanya kepuasan sendiri. Bukankah itu sungguh egois? Tidak, bagi orang yang mau berpikir. Seharusnya kita bisa meraskan Dzat yang Maha dalam matahari yang terbit dan tenggelam. Berikut ini adalah kepergiannya yang sempat aku abadikan.   

Trip ke Tumpak Sewu

Hai, mau nyarios heula perjalanan aku ke Tumpak Sewu. Tumpak Sewu/Coban Sewu adalah air terjun yang terletak di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Seringkali orang menyebutnya Niagaranya orang Jawa Timur. Perjalananku menuju air terjun ditemani oleh seorang tour guide lokal yang merangkap sebagai fotografer. Pertama, aku memulai perjalanan menuju panorama. Panorama adalah sebuah tempat dimana kita bisa melihat air terjun dari tampak atas. Di sini disediakan menara kecil untuk mengambil foto dari sudut pandang yang menarik. Tetapi jika datang terlalu pagi, air terjun tidak terlihat karena masih tertutup kabut ahaahah. Amannya dateng ke tempat ini sekitar pukul 8 pagi, jadi bisa melihat indahnya Coban Sewu dari tampak atas. Andaikan aku bisa ngelihat air terjun itu dari panorama, pasti indah banget. But it's okay ngelihat kabut juga udah sesuatu hal yang baru bagi aku.  Setelah menunggu kurang lebih 30 menit dan kabut enggan pergi, lalu aku putuskan untuk langsung cuss ke air terjun....

Trip ke Gunung Bromo

Gambar
 Hai guys aku mau sharing trip aku hari ini..  Hari ini aku trip ke Taman Nasional Gunung Bromo. Kebetulan hari ini adalah hari kedua Gunung Bromo dibuka setelah sebelumnya ditutup karena PPKM (hanya bisa melihat sunrise). Untuk trip kali ini aku pake jasa tour and travel http://journeymalang.co.id/. Untuk yang kepo, bisa langsung cus aja ke websitenya yah.  Jasa tournya jemput langsung kami dari rumah. Sekitar pukul setengah satuan kami langsung jalan ke rest area Wonokitri. Sekitar pukul 3 kurang kami sampai di Rest Area Wonokitri. Seturun dari mobil, kami disambut oleh ibu-ibu yang menjajakan kethu, sarung tangan dan syal. Meskipun kita dah bilang engga mau beli, mereka tetep usaha supaya dagangannya dibeli. ahaha, kalo dah memelas pasti jadi ga enak. Rest Area Wonokitri pada intinya tempat ke toilet dan pergantian mobil aja. Untuk ke toiletnya bayar 3 k aja seorang. Perjalanan berlanjut menuju ke area penajakan/spot sunrise menggunakan mobil jeep. Spot sunrise yang ka...

Sans

 Bukankah tidak penting sudahkah kita sampai pada tujuan? Bukankah seringkali kita salah tujuan ketika kita sudah sampai pada akhir pemberhentian? Bukankah seringkali kita disesatkan semesta lalu menemukan tujuan lain yang ternyata lebih indah? Lalu mengapa membiarkan waktu tersapa oleh resah saat tujuan dibelokkan atau tak kunjung sampai pada tujuan?  Terus berjalanlah dengan kesyukuran tanpa tulip-tulip keriangan dalam angan.  Dalam perjalanan, malam dan gelapnya akan selalu ada, carilah secercah cahaya agar bisa bertahan. Nikmatilah perjalanan, sebarlah benih - benih tulip dalam angan disepanjang perjalanan.  Waktumu, hidupmu, habis dalam perjalanan, bukan pada saat sampai tujuan.  Lalu, mengapa menahan senyum  dan membiarkan air mata disepanjang jalan? Mengapa berharap tulip kan menyembuhkan? Bukankah bisa jadi tulip dalam anganmu itu rekah dan tulip aslinya layu dan membisu? 

Pencerahan

  Pada jam istirahat yang cukup singkat ini, mungkin hanya sekitar 45 menit, aku gunakan untuk membaca pesan dari Zahira..    Beginilah pesannya . .. Akhir-akhir ini jarang sekali aku menyambut mentari dengan semangat dan riang gembira. Tak peduli cuaca, pagiku  selalu mendung. Semakin lama, tujuanku semakin buyar. Seringkali aku berdalih mencari makna dalam kesendirian, padahal sedang membiarkan waktu lewat begitu saja. Dalam kesendirian menyibukkan diri mendengar pesan peringatan, yang nyatanya tak membuat tujuan hidup semakin jelas. Kesalahan terbesar dalam hidupku adalah terlalu memanjakan diri dengan dalih menjeda. Iyah sih bener, setiap manusia butuh jeda dalam hidupnya, tapi sepertinya aku terlalu sering menjeda. Setiap kata dalam kalimat butuh jeda, antar paragraf dalam sebuah cerita juga butuh jeda, tapi proporsional, jika berlebihan tidak akan enak dipandang.   Ada satu hal yang pada akhirnya membuatku meneruskan perjalanan. Tidak ada siapapun termasuk...